iOS 26 Sudah Meluncur, Pembaruan Besar iPhone Kini Masuk Versi 26.6

Headline5 Views

iOS 26 sempat menjadi salah satu pembaruan perangkat lunak Apple yang paling ditunggu pengguna iPhone. Sistem operasi tersebut pertama kali diperkenalkan Apple pada Juni 2025 dengan perubahan besar pada tampilan antarmuka, Apple Intelligence, aplikasi Phone, Messages, Camera, Photos, Safari hingga CarPlay.

Namun jika melihat posisi waktu saat ini, iOS 26 bukan lagi sistem operasi yang akan segera diluncurkan. Apple secara resmi merilis iOS 26 kepada pengguna umum pada 15 September 2025 sebagai pembaruan perangkat lunak gratis. Perjalanannya kemudian berlanjut melalui beberapa pembaruan hingga Apple merilis iOS 26.6 pada 27 Juli 2026.

Perubahan besar yang dibawa Apple membuat iOS 26 tetap menarik dibahas. Salah satu bagian paling menonjol adalah Liquid Glass, desain baru yang diterapkan tidak hanya pada iPhone, tetapi juga pada iPad, Mac, Apple Watch dan Apple TV sehingga ekosistem perangkat Apple memiliki bahasa visual yang lebih seragam.

Liquid Glass Mengubah Wajah iPhone Secara Besar

Perubahan pertama yang langsung terlihat setelah memasang iOS 26 berada pada desain. Apple memperkenalkan material antarmuka bernama Liquid Glass yang memiliki karakter transparan, reflektif dan dapat berubah mengikuti elemen yang berada di belakangnya.

Liquid Glass diterapkan pada berbagai bagian sistem seperti tombol, navigasi, ikon aplikasi, widget hingga sejumlah menu. Apple merancang material tersebut agar tetap mempertahankan ciri khas iOS sekaligus memberikan tampilan yang lebih segar.

Pada Home Screen, pengguna memperoleh pilihan penyesuaian ikon yang lebih luas. Tampilan transparan membuat ikon aplikasi dapat menyatu dengan wallpaper tanpa sepenuhnya menghilangkan bentuk dan identitasnya.

Lock Screen juga mengalami perubahan. Ukuran jam dapat menyesuaikan ruang yang tersedia pada foto, sementara fitur spatial scenes memberikan efek kedalaman pada wallpaper ketika pengguna menggerakkan iPhone.

Perubahan tersebut menjadikan iOS 26 sebagai salah satu penyegaran desain iPhone terbesar dalam beberapa generasi terakhir.

“Liquid Glass menjadi perubahan yang langsung dapat dirasakan tanpa harus membuka menu pengaturan. Pengguna yang sudah bertahun tahun memakai iPhone akan segera melihat bahwa Apple ingin mengubah suasana iOS tanpa menghilangkan pola penggunaan yang sudah dikenal,” pendapat penulis.

Camera Dibuat Lebih Sederhana agar Fokus pada Pemotretan

Apple turut merombak aplikasi Camera. Alih alih memenuhi layar dengan banyak pilihan sekaligus, iOS 26 menggunakan susunan yang lebih sederhana sehingga pengguna dapat lebih cepat menentukan mode pemotretan.

Tujuan utamanya adalah menjaga perhatian pengguna pada objek yang sedang difoto. Mode utama dibuat lebih mudah dijangkau, sementara pengaturan tambahan tetap tersedia ketika dibutuhkan.

Penyederhanaan seperti ini sesuai dengan perubahan desain Liquid Glass yang banyak mengurangi elemen visual tetap pada layar.

Bagi pengguna yang sering memotret menggunakan iPhone, perubahan Camera mungkin tidak terlihat sebesar pembaruan sensor pada perangkat baru, tetapi susunan menu mempunyai pengaruh besar terhadap kecepatan mengambil gambar.

Apple juga memberikan penyegaran pada Photos. Tampilan Library dan Collections kembali dipisahkan sehingga pengguna memiliki jalur yang lebih jelas ketika melihat seluruh foto atau mencari kumpulan gambar tertentu.

Aplikasi Phone Mendapat Call Screening

Perubahan penting lainnya hadir pada aplikasi Phone. Apple menghadirkan tata letak terpadu yang menyatukan Favorites, Recents dan Voicemail dalam satu bagian.

Fitur yang lebih menarik adalah Call Screening. Ketika panggilan berasal dari nomor yang tidak dikenal, sistem dapat meminta penelepon memberikan informasi mengenai identitas dan alasan menghubungi pengguna.

Informasi tersebut kemudian ditampilkan sebelum pengguna memutuskan apakah panggilan perlu dijawab.

Fungsi ini dirancang untuk mengurangi gangguan dari telepon yang tidak diinginkan. Pengguna tidak harus langsung menerima panggilan hanya untuk mengetahui siapa yang berada di sisi lain.

Apple membangun Call Screening berdasarkan teknologi yang sebelumnya telah digunakan melalui Live Voicemail.

Hold Assist Membantu saat Menunggu Sambungan Telepon

Selain Call Screening, Apple membawa Hold Assist. Fitur ini ditujukan untuk situasi ketika pengguna menelepon perusahaan, layanan pelanggan atau lembaga tertentu dan harus menunggu petugas tersedia.

iPhone dapat tetap mempertahankan sambungan ketika pengguna berada dalam antrean. Sistem kemudian memberikan pemberitahuan setelah petugas manusia tersedia.

Dengan begitu, pengguna tidak harus terus menerus menempelkan telepon ke telinga sambil mendengarkan musik antrean.

Hold Assist menjadi salah satu contoh bagaimana pembaruan iOS 26 tidak hanya berfokus pada tampilan, tetapi juga berusaha mengurangi beberapa gangguan kecil yang sering muncul dalam penggunaan telepon sehari hari.

Messages Bisa Membuat Polling dan Latar Percakapan

Messages mendapatkan sejumlah fungsi baru yang membuat percakapan kelompok lebih lengkap. Pengguna dapat membuat polling langsung di dalam percakapan sehingga anggota grup dapat memilih jawaban tanpa harus menggunakan aplikasi tambahan.

Latar percakapan juga dapat disesuaikan. Pengguna bisa memilih gambar tertentu atau membuat tampilan yang berbeda untuk sebuah percakapan.

Pada perangkat yang mendukung Apple Intelligence, Image Playground dapat digunakan untuk membantu menghasilkan latar percakapan.

Apple juga menambahkan indikator ketika seseorang sedang mengetik dalam percakapan grup. Fitur tersebut mungkin terdengar sederhana, tetapi membuat komunikasi kelompok terasa lebih informatif.

Pesan dari pengirim yang tidak dikenal juga dapat dipisahkan ke bagian tersendiri. Pengguna bisa menentukan apakah nomor tersebut ingin ditandai sebagai dikenal, diminta memberikan informasi tambahan atau dihapus. Pesan dari pengirim tersebut tetap dibisukan sampai diterima pengguna.

Apple Intelligence Semakin Menyatu dengan iOS

Apple Intelligence menjadi salah satu bagian penting dari iOS 26, tetapi ketersediaannya bergantung pada model iPhone, bahasa serta wilayah pengguna.

Apple mengintegrasikan kecerdasan buatan ke berbagai aplikasi dan fungsi sistem. Teknologi tersebut digunakan untuk membantu komunikasi, membuat konten, merangkum informasi hingga menjalankan beberapa tugas melalui Shortcuts.

Apple tetap menempatkan privasi sebagai salah satu prinsip utama Apple Intelligence. Sebagian pemrosesan dapat dilakukan langsung di perangkat, sementara dukungan model yang tersedia disesuaikan dengan perangkat pengguna.

Namun perlu dicatat bahwa bisa menjalankan iOS 26 tidak berarti seluruh fungsi Apple Intelligence otomatis tersedia. Persyaratan perangkat Apple Intelligence lebih tinggi dibandingkan persyaratan umum pemasangan iOS 26.

Live Translation Membawa Terjemahan Langsung ke Percakapan

Salah satu kemampuan Apple Intelligence yang cukup menonjol adalah Live Translation. Apple mengintegrasikan terjemahan langsung ke Messages, FaceTime dan Phone.

Dalam Messages, teks dapat diterjemahkan untuk membantu pengguna berkomunikasi dengan orang yang menggunakan bahasa berbeda.

Pada FaceTime, terjemahan dapat ditampilkan melalui teks langsung selama percakapan berlangsung. Sementara dalam panggilan Phone, sistem dapat membantu menerjemahkan percakapan secara langsung pada bahasa yang didukung.

Apple juga memperluas pengalaman tersebut ke AirPods tertentu ketika digunakan bersama iPhone yang mendukung Apple Intelligence.

Ketersediaan bahasa tetap perlu diperhatikan karena tidak seluruh bahasa dan wilayah memperoleh fungsi yang sama pada waktu bersamaan.

Visual Intelligence Bisa Memahami Isi Layar

Apple turut memperluas visual intelligence agar tidak hanya bekerja melalui kamera. Pada iOS 26, pengguna perangkat yang mendukung dapat memanfaatkan informasi yang sedang terlihat di layar.

Sebagai contoh, pengguna dapat mengambil tangkapan layar kemudian mengajukan pertanyaan mengenai objek atau informasi yang terlihat.

Apple juga menyediakan integrasi yang memungkinkan pengguna mencari gambar atau produk serupa melalui layanan yang didukung. ChatGPT dapat digunakan untuk mengajukan pertanyaan mengenai apa yang sedang terlihat pada layar dalam pengalaman tertentu.

Visual intelligence juga dapat mengenali informasi acara. Ketika sistem menemukan informasi seperti tanggal, waktu dan lokasi, pengguna bisa mendapatkan saran untuk memasukkannya ke kalender.

Kemampuan seperti ini memperlihatkan arah pengembangan iPhone yang semakin menghubungkan informasi di layar dengan tindakan berikutnya.

Genmoji dan Image Playground Mendapat Kemampuan Tambahan

Pengguna yang senang membuat konten personal mendapatkan peningkatan pada Genmoji dan Image Playground.

Genmoji memungkinkan pengguna menggabungkan emoji, deskripsi serta karakter tertentu untuk menghasilkan ekspresi yang lebih personal. Pada iOS 26, kemampuan tersebut diperluas sehingga beberapa elemen dapat digabungkan untuk membuat hasil baru.

Image Playground juga memperoleh pilihan gaya tambahan. Apple bahkan mengintegrasikan ChatGPT untuk beberapa gaya pembuatan gambar.

Fitur tersebut tidak tersedia merata pada seluruh model karena berkaitan dengan persyaratan Apple Intelligence.

Apple Intelligence di Messages juga dapat membantu pengguna membuat gambar, latar percakapan dan beberapa bentuk konten langsung dari perangkat.

Shortcuts Mendapat Akses ke Model Apple Intelligence

Shortcuts menjadi lebih kuat setelah mendapatkan kemampuan memanfaatkan Apple Intelligence.

Pengguna dapat membuat otomatisasi yang menggunakan fitur seperti Writing Tools maupun Image Playground. Apple juga membuka Foundation Models framework kepada pengembang sehingga aplikasi pihak ketiga dapat menggunakan model yang berjalan di perangkat untuk membuat fungsi berbasis kecerdasan buatan.

Menurut Apple, akses terhadap model di perangkat tersebut dirancang dengan perhatian pada privasi dan dapat digunakan untuk sejumlah pengalaman bahkan ketika perangkat tidak tersambung ke internet.

Perubahan ini berpotensi membuat Shortcuts lebih menarik bagi pengguna yang sebelumnya merasa aplikasi tersebut terlalu bergantung pada tindakan sederhana.

“Apple Intelligence menjadi lebih menarik ketika tidak berdiri sebagai satu aplikasi khusus. Integrasinya ke Messages, Shortcuts, Phone dan berbagai bagian sistem membuat fitur AI terasa sebagai bagian dari penggunaan iPhone, bukan sekadar menu tambahan,” pendapat penulis.

Apple Games Menjadi Rumah Baru untuk Permainan

iOS 26 juga memperkenalkan Apple Games sebagai aplikasi baru yang dirancang untuk menjadi pusat permainan pengguna.

Aplikasi tersebut mengumpulkan berbagai game yang dimiliki pengguna sehingga mereka dapat kembali memainkan judul lama, menemukan permainan baru serta melihat aktivitas bersama teman.

Apple sebelumnya memiliki Game Center sebagai sistem yang mendukung pencapaian dan aktivitas pemain, tetapi Apple Games menghadirkan pengalaman yang lebih terlihat langsung sebagai aplikasi.

Keberadaan Games memperlihatkan perhatian Apple terhadap sektor permainan di iPhone yang terus berkembang seiring peningkatan kemampuan chip serta hadirnya sejumlah judul kelas konsol pada perangkat generasi terbaru.

Apple Music Mendapat AutoMix dan Terjemahan Lirik

Apple Music juga menerima sejumlah fitur baru melalui ekosistem iOS 26. Salah satunya adalah AutoMix yang dirancang membuat perpindahan dari satu lagu ke lagu berikutnya terdengar lebih mulus.

Apple menggunakan analisis audio untuk menyesuaikan perpindahan lagu sehingga pengalaman mendengarkan menyerupai transisi yang disusun secara lebih terencana.

Lirik juga mendapatkan fungsi tambahan berupa Lyrics Translation. Pengguna dapat memahami arti lirik dalam bahasa yang didukung tanpa harus meninggalkan pengalaman Apple Music.

Selain itu terdapat Lyrics Pronunciation yang membantu pengguna mengetahui cara pengucapan lirik dalam bahasa tertentu.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari pembaruan layanan Apple yang dirilis bersama keluarga sistem operasi 26.

Maps Semakin Mengenali Kebiasaan Perjalanan

Apple Maps mendapatkan fitur Preferred Routes yang dapat mengenali jalur yang sering digunakan pengguna.

Sistem dapat mempelajari rute perjalanan rutin dan memberikan informasi jika terjadi keterlambatan atau kondisi tertentu di sepanjang perjalanan.

Terdapat pula Visited Places yang membantu pengguna mengingat lokasi yang pernah dikunjungi. Fitur ini dapat berguna ketika seseorang ingin mencari kembali restoran, toko atau tempat yang sebelumnya pernah disinggahi.

Apple menyatakan desain fitur tersebut tetap mempertimbangkan privasi pengguna.

Ketersediaannya dapat berbeda berdasarkan negara dan wilayah sehingga pengguna perlu memeriksa dukungan fitur pada perangkat masing masing.

CarPlay Ikut Mendapat Desain Liquid Glass

Perubahan iOS 26 tidak berhenti pada layar iPhone. CarPlay juga memperoleh penyegaran desain agar selaras dengan Liquid Glass.

Tampilan panggilan masuk dibuat lebih ringkas sehingga pengguna masih dapat melihat informasi penting seperti petunjuk navigasi ketika ada telepon.

Messages di CarPlay mendukung Tapbacks serta percakapan yang disematkan. Widgets dan Live Activities juga dibawa ke pengalaman berkendara untuk memberikan informasi tanpa memenuhi seluruh layar.

Apple menyebut CarPlay digunakan lebih dari 600 juta kali setiap hari, menjadikannya salah satu bagian penting dari pengalaman iPhone di kendaraan.

iPhone 11 Masih Mendapat Dukungan iOS 26

Salah satu kabar penting ketika iOS 26 diumumkan adalah cakupan perangkat yang masih didukung.

Apple menyediakan iOS 26 untuk iPhone 11 dan generasi yang lebih baru. iPhone SE generasi kedua serta iPhone SE generasi ketiga juga masuk dalam daftar perangkat yang kompatibel.

Daftar tersebut mencakup keluarga iPhone 11, iPhone 12, iPhone 13, iPhone 14, iPhone 15, iPhone 16 serta perangkat yang hadir setelahnya.

Namun kemampuan setiap perangkat tidak sepenuhnya sama. Beberapa fungsi bergantung pada prosesor, perangkat keras kamera, dukungan Apple Intelligence, wilayah serta bahasa.

Karena itu, pengguna iPhone lama yang memasang iOS 26 tidak otomatis memperoleh pengalaman identik dengan pemilik model terbaru.

Pengguna Sebaiknya Melakukan Backup Sebelum Memperbarui

Apple menyarankan pengguna mencadangkan data sebelum memasang perangkat lunak baru. Backup dapat membantu memastikan foto, dokumen dan informasi penting tetap memiliki salinan apabila terjadi masalah selama proses pembaruan.

Pembaruan dapat diperiksa melalui Settings, kemudian General dan Software Update.

iPhone hanya akan menampilkan versi sistem operasi yang kompatibel dengan perangkat tersebut. Pengguna juga sebaiknya memastikan ruang penyimpanan mencukupi dan baterai berada dalam kondisi aman sebelum memulai instalasi.

Untuk perangkat yang digunakan sebagai alat kerja utama, memasang pembaruan setelah melakukan pencadangan tetap menjadi langkah yang layak dilakukan meskipun sistem sudah melewati fase rilis awal.

iOS 26 Kini Sudah Berada di Versi 26.6

Perjalanan iOS 26 tidak berhenti pada rilis September 2025. Apple terus mengeluarkan pembaruan untuk meningkatkan keamanan, memperbaiki masalah serta menyempurnakan sistem.

Pada 27 Juli 2026, Apple merilis iOS 26.6 dan iPadOS 26.6. Pembaruan tersebut membawa sejumlah perbaikan keamanan untuk perangkat yang didukung mulai dari iPhone 11.

Salah satu perbaikan yang dicatat Apple berkaitan dengan kemungkinan akses terhadap data sensitif melalui kondisi tertentu ketika penyerang memiliki akses fisik ke perangkat. Apple memperbaikinya melalui peningkatan pengelolaan status sistem.

Keberadaan iOS 26.6 sekaligus memperjelas posisi iOS 26 pada Agustus 2026. Sistem operasi tersebut bukan lagi menunggu tanggal peluncuran, tetapi sudah digunakan selama hampir sebelas bulan dan telah melewati beberapa tahap pembaruan.

Bagi pengguna yang masih menjalankan versi awal iOS 26 atau pembaruan yang lebih lama, menu Software Update dapat digunakan untuk memeriksa versi terbaru yang tersedia bagi model iPhone masing masing. Apple juga terus menerbitkan pembaruan keamanan seiring ditemukannya kerentanan baru pada perangkat lunak.